Hinata memencet bel rumah Yui,sekali,dua kali tidak ada bel yang ketiga,ada seseorang yang membukakan pintu.
"Oh,Hinata-kun ya,masuklah."dengan ramah,ibunya Yui membukakan pintu untuk Hinata.
"Permisi…"kata Hinata yang agak sungkan.
Ibu Yui mengantarkan Hinata ke kamar Yui,di sana Yui sedang menonton televise sendirian.
"Yui."ibunya memanggil setelah membukakan pintu "Hinata datang."
"Hinata-senpai!ternyata kau datang kemari lagi."
Hinata tersenyum meninggalkan Hinata dan Yui di Hinata duduk di kursi yang ada di sebelah tempat tidur Yui.
"Heeh,aku tidak mengira,Hinata-senpai mau kemari lagi…"
"Iya…"
Suasananya agak sedikit Hinata memecah keheningan yang ada di kamar itu.
"Hei,kau suka acara music ya?"Hinata sadar yang dilihat Yui dari tadi adalah acara musik.
"Iya,aku suka,aku suka menyanyi dan tentunya aku juga suka main gitar."
"Kalau begitu,bisa kau mainkan gitar?"
"Eeh?"Yui berekspresi serius.
Hinata berpikir,kenapa Yui diam saja?
Yui membalas dengan tersenyum, "Sayangnya aku tidak punya gitar."
"ooh…"
"Hei,senpai,aku ingin bertanya,impian senpai yang belum tercapai apa?"
Hinata berpikir, "Impian…hmmm,mungkin menangkap bola home run...mungkin..."
"Heee,kalau Hinata-senpai pasti mudahkan menangkap bola."
"Iya,menurutku juga mudah,tapi setelah dipraktekan tidak semudah itu…belum lagi saat ini lenganku cedera"
"Eh?senpai cedera?"Yui membelalakkan matanya.
"Yaah,sudah sekitar sebulan,sekarang sudah tidak apa-apa kok,hanya bisa menangkap pukulan bola biasa."
"Hmm…."Yui mengangguk "Bersama Hinata-senpai sangat menyenangkan ya… aku…sebelumnya belum punya teman yang membesuk,bahkan menengok pun tidak."
"Kenapa?apa temanmu memusuhimu?"
"Bukan,lebih dari itu,aku memang tidak punya teman."
Wajah Yui terlihat sedih kembali,sepertinya Hinata merasa bersalah membahas masalah teman.
"Ehmmm,Yui,kapan-kapan kita jalan-jalan keluar besok hari libur nasional,kita menghabiskan waktu."
"Eeh?"
"Tidak apa-apa kan?"
Wajah Yui jadi sumringah kembali, "Iya!"
Hinata pamit pulang pada Yui,tapi ada yang sedikit mengganjal di penyakit yang diderita Yui?
Karena penasaran,ia bertanya pada ibunya yang sedang duduk di sofa.
"Permisi,bibi…"
Ibu Yui menoleh. "Eh,Hinata-kun,mau pulang ya?"
"Iya,tapi sebelum pulang aku ingin bertanya terkena penyakit apa?"
"Hinata-kun benar-benar ingin tahu?"
Hinata mengangguk.
Ibu Yui menceritakan semuanya,tanpa ada yang hanya kaget dan tercengang,memandang ibu Yui bercerita.
"Jadi…"kata Hinata,suaranya agak ragu, "Yui…terkena penyakit yang mengganggu syaraf motoriknya,otaknya tak dapat merespon,sehingga kaki dan tangannya tak bisa digerakkan atau lumpuh?"
"Iya."ibu Yui sedikit sedih.
"Apa tidak bisa disembuhkan?"
Ibu Yui menggeleng , "Tidak bisa,penyakit ini jarang sekali operasi,memerlukan biaya yang tidak sedikit."
"Kuceritakan ini pada Yui,dia bilang dia tidak masalah selamanya berada di tempat tidur,asalkan dia tak dioperasi."Lanjutnya , "Yui…dia juga bilang,dia sudah siap jika maut menjemputnya."
Ibu Yui mulai menitikkan air kondisi Yui yang seperti itu,membuat Hinata sedikit sebabnya Yui tidak sanggup mengambil bola baseball yang ada di ini Yui juga selalu duduk di kursi roda dan terbaring di tempat tidurnya.
"Maaf,bibi,aku malah…mengingatkanmu pada sesuatu yang menyakitkan."
"Tidak…"dia menggeleng menanggapai perkataan Hinata. "Justru aku berterima kasih padamu,,Yui bisa tersenyum ceria,ada teman seumurannya yang bisa diajak bicara."
"Hinata-kun"Ibu Yui memegang tangan Hinata,tangannya sangat dingin. "Jagalah Yui,buat ia bahagia."
"Aku akan menjaga Yui,bibi tenang saja."Hinata baru saja menghibur hati ibu Yui yang dingin tanpa harapan.
Ibu Yui merasa senang sekali,dan merasa sangat aman bila Yui bersama dengan Hinata.
-Besoknya-
"Yui,selamat pagi."sapa Hinata pada Yui.
Tak seperti hari biasanya,kali ini Hinata datang lebih pagi.
"Pagi, kuduga,senpai kemari lagi."Yui berbaring di tempat tidur ditemani ibunya.
"Tentu saja,kan kemarin aku sudah janji akan mengajakmu jalan-jalan."
Yui hanya tersenyum saja,tentunya ia ingat akan janji yang Hinata buat kemarin. "Baiklah,senpai keluar aku menyusul."
Hinata pun menuruti perkataan Yui dan ia menunggu di luar.
Di dalam kamar,terdengar suara ibu Yui dan Yui sedang bercakap-cakap
"Ibu sepertinya senang ya?"tebak Yui asal-asalan.
Ibunya hanya tersenyum "Begitukah?ibu hanya senang akhirnya kau bisa keluar rumah tanpa bantuan ibu lihat Hinata-kun orang yang baik sekali." sambil mengancingkan baju pada Yui.
"Menurut ibu begitu?"
Ibunya memegangi pundaknya "Sayang,selagi sempat,bersenang-senanglah senang jika kau bahagia."
Tangan ibunya hangat,senyumannya merekah,membuat hati Yui senang melihat ibunya itu.
"Terima kasih bu…"
Ibu mengantarkan Yui yang duduk di kursi roda ke ruang tamu,dimana Hinata menunggu.
"Senpai,maaf,menunggu."kata Yui.
Hinata melihat penampilan Yui,dia cocok sekali dengan baju warna pink dan rok selututnya.
Hal itu membuat Hinata merasa Yui sangat cantik,walaupun bajunya sederhana.
"Ayo,senpai." Ajakan Yui seakan membangunkan Hinata dari lamunannya.
"Ah,iya…"
Hinata mengambil alih kursi roda dan Yui pamit pada ibunya sambil membungkukkan badan.
"Hei,senpai,kita kemana?"tanya Yui yang penasaran.
"Hmmm,kemana ya…menurutmu?"Hinata mencoba bermain tebak-tebakan dengan Yui.
"menurutku….? Yaaah,kita jalan-jalan di sekitar sini…"
"Salah!" kata Hinata "Kita akan ke tempat yang bagus,dan jauh dari sini."
"Hah?"Yui sedikit terheran.
"Kau akan tahu nanti."
Jalan raya sangat sepi,Hinata puny aide untuk mendorong kursi roda Yui lebih cepat lagi.
"Tu….tunggu,Hinata-senpai…"Nada Yui sedikit ketakutan.
"Tenang saja,aku akan hati-hati kau lakukan tinggal menikmati pemandangan dengan angin sepoi-sepoi saja."
Yui makin heran,tapi ia memutuskan untuk diam kelamaan Yui merasa senang ketika kursi rodanya di dorong dengan kecepatan penuh.
"Senpai,ini menyenangkan!"tawanya menghiasi wajahnya.
"Hehe,baru sadar,nanti akan kutunjukkan yang lebih hebat lagi."
Sepuluh menit kemudian,Hinata dan Yui tiba di sebuah tebing,di sana terdapat pohon Maple yang berwarna kuning kecoklatan,menandankan ini masuk musim gugur.
Yui mengagumi pohon maple itu,tapi tak hanya itu menunjuk ke arah di sana,hamparan bunga yang sangat indah menghiasi lapangan luas.
"Indah bukan?"Kata Hinata yang juga ikut mengagumi keindahan bunga itu.
"Ya,sangat indah,tak kusangkan akan mendapatkan pemandangan ini di musim gugur."
Senyuman Yui kini merekan,sangat cantik,di tambah matahari pagi yang menyinari tempat membangkitkan hati Hinata yang melihat kecantikannya.
Entah sejak kapan Hinata memandangi wajah Yui,dan entah sejak kapan dia mempunyai rasa pada Yui.
"Senpai?"
Hinata mengerjapkan matanya, "Oh,maaf,kau mengatakan sesuatu?"
"Tidak,hanya saja aku mau bilang,hebat sekali senpai menemukan tempat sebagus ini."
"Aaah,itu….aku hanya tidak sengaja menemukan tempat ini ketika pulang kebun bunga itu ditanami bunga yang tumbuh setiap musimnya."
"Oooh,jadi tiap musim bunganya berganti ya?aku jadi ingin melihatnya."Mata Yui kini seakan menerawangi bunga-bunga itu,dia seakan melihat,tetapi tidak benar-benar melihat.
"Taka pa,aku akan mengantarkanmu setiap musim."
"….."Yui termenung, "Itu kalau aku masih ada di dunia ini…"
Satu hal yang Hinata lupakan,bahwa Yui kini memiliki penyakit yang tidak diketahui. Tapi Hinata tak mau mengecewakan Yui saat ini.
"Tidak apa-apa,jika kau tidak ada sekalipun,aku akan mengantarkan bunga ke makammu,setiap musim kubawakan binga yang berbeda."
Yui kembali bangkit dari keterpurukannya,dan menatap dia menunjukkan seulas senyumnya. "Senpai…kau medoakanku meninggal ya?"
"Bu…bukan begitu…maksudku…anu…"Hinata kehabisan kata-kata,dan tergagap.
"Tidak apa-apa senpai,seperti itu saja aku sudah senang kok."
Yui tertawa lagi,kali ini tawanya lebih terlihat juga ikut tertawa melihatnya.
-To be continued-
Kamis, 29 Maret 2012
FanFic Angel Beats! Chap 1 : I meet you
Genre : Romance,Drama
Alert : OOC,ngarang,ngawur.
Pairing : Hinata Hideki X Yui
Disclaimer : Angel Beats asli karya Maeda Jun,bukan karya saya.
"Hinata!tangkap!"cowok yang dipanggil Hinata itu melihat bola yang melambung di atas ia dapatkan sebelum akhirnya ia terjatuh.
"Maaf,maaf,aku terjatuh…"katanya.
"Yaaah,padahal tinggal sedikit lagi…"temannya mengeluh,membuat Hinata sedikit menyesal.
"Maafkan aku…"
"Sudahlah,ayo kita lanjutkan."
Akhirnya mereka melanjutkan ,kedua tim seri,tak ada yang menang dan kalah.
"Maafkan aku,aku tak bisa menangkap bolanya."Hinata menunduk dan memohon maaf pada ketua klub Baseball.
"sudahlah,toh,hasilnya seri,dan ini juga bukan kejuaraan,hanya main-main saja."Ketua membalasnya dengan senyuman,sama sekali tidak terlihat marah ataupun geram.
"Tapi…meski begitu…."
"Hinata…."panggil temannya yang sedari tadi mendengar percakapan antara Hinata dan ketua klub "Ketua bilang tidak apa-apa,kesalahan bisa terjadi pada manusia kan?"
Hinata mengangguk,dia mengambil air minumnya,lalu mengganti bajunnya dengan seragam sekolah.
"Kenapa sih aku tidak bisa menangkapnya…."gumam Hinata agak kesal pada dirinya.
Hinata berjalan melewati gerbang sekolah,tak jauh di sana,ada lapangan yang yang sekarang digunakan anak-anak SD untuk bermain merenung disitu sejenak,sambil memandangi permainan anak-anak itu.
Permainan anak-anak itu ada yang salah,pikir menghampiri anak-anak tersebut.
"Selamat siang!"sapa Hinata terlebih dahulu.
Anak-anak itu kaget ketika di sapa oleh Hinata.
"Maaf,aku datang tiba-tiba,tapi bisa kalian hentikan sejenak permainannya?"
Mereka saling memandang satu sama lain,tapi akhirnya mereka menurut.
"Yak,begini…."Hinata menjelaskan satu-satu tentang kesalahan anak-anak itu.
Awalnya semua anak tidak percaya pada Hinata,tapi begitu mereka contohkan,apa yang dikatakan Hinata teori Hinata tentang baseball sangat menakjubkan.
Hinata memang sangat berbakat akan baseball,ia pernah menjuarai pertandingan baseball tingkat SMP.
Hanya saja akhir-akhir ini lengan Hinata sedikit memburuk,bahkan seperti pertandingan tadi,ia tak dapat menangkap bola dengan baik.
Hinata tak henti-hentinya tertawa ceria saat anak-anak itu bilang bahwa baseball sangat menyenangkan daripada sebelumnya,karena Hinata telah mengajarkan banyak teknik pada anak-anak itu.
Hari sudah semakin larut,anak-anak itu berhenti juga dengan Hinata yang juga ingin pulang anak-anak itu berterima kasih pada Hinata.
Hinata berjalan keluar lapangan luas itu,dan dia bertemu seorang gadis berambut panjang yang duduk di kursi dari tadi dia mengamati Hinata saat bermain.
"Halo…"sapa gadis itu.
Hinata mengangguk ragu, "ha…halo…"
"kau….suka baseball ya?"tanya cewek berambut panjang itu.
"ya…begitulah…"
Hinata melihat cewek itu dengan seksama,sepertinya dia tipe cewek pendiam yang sering sakit-sakitan.
"Hei…"panggil si cewek itu. "kau akan bermain di sini lagi?di lapangan ini?"
Hinata menggarukan kepalanya. "Tidak,aku hanya kebetulan lewat kok."
"sayang sekali,aku ingin sekali melihatmu bermain baseball seperti tadi." Dia melihat lapangan dan membayangkan Hinata ada disana.
Apa dia penggemar yang diam-diam mengagumi Hinata?sepertinya iya,tapi Hinata tidak tahu kalau ia seterkenal itu.
"Yui!"panggil seorang wanita paruh baya itu pada si cewek.
"Ibu,sudah ketemu cincinnya?"
"sudah,maaf ya membuatmu menunggu,ayo kita pulang."ibu itu berjalan ke balik kursi roda Yui dan berposisi seperti ingin mendorong,tapi Yui menghentikan ibunya sebelum ibunya ingin mendorong, "tunggu sebentar,bu."
"hei,kalau tidak keberatan,aku ingin berteman denganmu."katanya pada Hinata.
"ah,ummm,ya…tapi,apa kau tak keberatan berteman dengan orang yang tidak kau kenal?"
Yui menggeleng, "tidak…"
Aneh,benar-benar aneh,menyuruh orang tidak dikenal untuk berteman...
"Rumahku tepat di sebelah lapangan,yang berwarna putih itu,kalau kau mau jadi temanku,mampirlah ke rumahku."seraya tersenyum dan berpamitan,lalu meninggalkan Hinata.
"Apa sih,cewek itu,tiba-tiba ngajak ke rumahnya,gimana kalau yang diajak itu orang jahat?apa dia tidak berpikir sebelumnya?" gumam Hinata agak heran.
Pikiran Hinata ruwet ketika membayangkan kata-kata Yui segera pulang sebelum dia benar-benar sangat pusing.
Esoknya,sepulang masih tetap kepikiran dengan cewek yang ada di lapangan tanpa sadar dia terus berjalan ke arah lapangan yang kemarin.
"U…untuk apa aku kesini lagi?"tanyanya sendiri.
"Ah!itu kakak kemarin!"kata seorang anak kecil yang kemarin bermain bersama Hinata.
"Ah,halo…"sapanya.
"Kak,ayo bermain baseball lagi!"
Padahal tujuan Hinata bukan untuk bermain baseball,tapi dia tak bisa ia bermain dengan anak-anak itu dan mengajarkannya lagi.
Tanpa sengaja,seorang anak memukul bola dengan sangat keras,hingga memecahkan kaca sebelah rumah.
"Ah,gawat."anak yang memukul bola itu panik.
"aku ambilkan bolanya,kalian tunggu saja disini."Hinata bergegas menuju rumah itu untuk mengambil bola.
Tunggu,rumah itu berwarna putih,tepat di sebelah lapangan,mungkinkah rumah cewek itu?
"Permisi."Hinata menekan bel,agak ragu sejenak ketika berpikir kalau itu rumah cewek yang kemarin.
"Ya?"seorang wanita membukakan pintu. "Ah,kau yang kemarin bersama Yui kan?"
Hinata kaget melihat wanita itu,itu ibu Yui "ah,i…iya…tapi…aku datang kemari untuk mengambil bola yang terlempar di rumah anda."
"Oh,iya,kau tidak keberatan kan kalau kau ambil sendiri?aku sedang memasak."
"baiklah."Hinata mengangguk.
Hinata melepas sepatunya dan menggantinya dengan sandal rumah. "Maaf,kira-kira bolanya jatuh dimana?"
"Di situ,masuklahke dalam kamar yang ada di ujung lorong itu,disitu ada anakku."
"terima kasih."
Hinata berjalan menuju lorong,sebelum masuk,ia mengetuk pintu terlebih jika anaknya kaget kalau bertemu dengannya.
Tok…tok…tok…
"Ibu?masuk saja bu…"
Ibu?batin Hinata,lalu membuka pintunya, "Maaf,aku bukan ibumu."
"Eh?kau kan…"
Ya,ternyata itu cewek yang kemarin ingin berteman dengan Yui terbaring di tempat tidurnya.
"tak kusangka kau akan kemari…"Yui begitu gembira ketika Hinata datang.
"Bu…bukan begitu,aku hanya ingin mengambil bola yang terlempar kesini."
"maksudmu bola yang memecahkan pintu kacaku itu?"Yui menunjuk dnegan pandangan matanya.
Hinata memungut bola yang ada di samping pintu kaca tersebut, "Maaf,sudah memecahkan kacamu."
"Tidak apa-apa kok."sembari tersenyum ramah "aku baru sadar,seragammu itu dari SMA Gaeshi di distrik 3 itu kan?kelas berapa?"
"I…iya,aku kelas 2."
"berarti kau seniorku,aku juga sekolah disana,aku kelas 1."
"Masa?"Hinata tercengang,dia tak sadar bahwa Yui adalah adik kelasnya.
"Ya,maksudku,andaikan aku sekarang tidak terbaring disini,aku menjadi siswi SMA Gaeshi."
Terbaring disini?
"Hei,siapa namamu?"tanya Yui penasaran.
"Hinata,Hideki Hinata."
"Hmmm,Hinata-senpai ya…panggil aku Yui."
Hinata sedikit heran , "Anu…tidak usah pakai senpai."
"tidak apa-apa,kesannya seperti kau kakak kelasku,dan aku tidak keberatan kan?"
"...baiklah,terserahmu saja…"
Benar-benar cewek aneh.
Setelah perbincangan lama itu,akhirnya ia keluar dari rumah itu Hinata minta maaf pada anak-anak itu karena lama mengambil bola.
"kakak pasti lama karena lihat cewek yang ada di rumah itu,benar kan?"kata salah seorang anak.
"Ti…tidak kok…"
"Jangan bohong,terlihat dari raut wajah kakak."
"argh!sudahlah!"
"o,iya…"sahut anak bertopi biru yang ada di belakang Hinata, "kalau yang kakak maksud cewek dari rumah itu,dia sering melihat kami bermain baseball,tapi dia aneh."
Hinata mengernyitkan matanya "Aneh?"
"Iya,"angguknya "waktu bolanya terlempar di dekatnya,kami menyuruh dia mengambilkan bolanya,tapi dia diam saja,kami pikir dia tidak dengar,tapi setelah kami teriak, dia mengatakan bahwa ia tak bisa mengambil bola sekali,padahal bolanya tepat di bawah kursi rodanya."
Memikirkan hal itu,Hinata juga sedikit heran,Hinata mengira bahwa cewek itu hanya sakit-sakitan biasa,seperti demam dan semacamnya,tapi sepertinya cewek itu memang benar-benar punya penyakit lagi,walaupun ia terlihat ramah dan sering tersenyum,terlihat dari matanya bahwa ia kesepian.
Benar,ia butuh teman,itu sebabnya dia meminta Hinata untuk menjadi temannya.
Akhirnya Hinata tahu sebab Yui berkata begitu pada Hinata yang baru ditemuinya.
-To be continued-
Feel My soul - Yui Yoshioka
[intro]
Dm Bb Dm Bb
[verse]
Dm Bb F
Nakitsukareteta n’ da
Dm Bb F
toikakeru basho mo naku
G Dm Bb C
Mayoinagara tsumazuitemo tachidomarenai
[verse]
Dm Bb F
kimi ga kureta egao
Dm Bb F
otoshita namida wa
G Dm Bb C
boku no mune no fukai kizu ni furete kieta
[chorus]
F C Dm Bb
I feel my soul Take me your way sou tatta hitotsu wo
F C Dm Bb
kitto daremo ga zutto sagashiteru no
F
sore wa guuzen dewa nakute
C Dm
itsuwari no ai nanka ja nakute You’re right, all right
Bb Dm Bb
You’re right, all right Scare little boy
[verse]
Dm Bb F (2x)
nando mo kurikaesu
douka ikanaide
G Dm Bb C
sasayaku you na kimi no koe wa itoshikute
[chorus]
F C Dm Bb (3x)
I feel my soul Take me your way mou furimukanai
kitto kono te de ima tashikametai yo
itsumo tanjun na hodo kurushinde
ikite yuku imi wo shiritai kara
You’re right, all right
You’re right, all right Scare little boy
Dm
[bridge]
G Dm Bb
sotto tsubuyaita kimi no kotoba you say it
G Dm Bb C
ugokidase mienai kedo michi wa hirakareteru
Dm Bb C
[chorus]
F C Dm Bb (4x)
I feel my soul Take me your way sou mogakinagara mo
kitto kono mama zutto aruite yukeru
sore wa guuzen demo naku tte
arifureta yume nanka ja naku tte
You’re right, all right You’re right, all right
itsumo tanjun na hodo kurushinde
yorokobi no imi wo shiritai kara
You’re right, all right
You’re right, all right Scare little boy
C Bb (3x)
ouhhh lalala..la..ta
C Bb F
Dm Bb Dm Bb
[verse]
Dm Bb F
Nakitsukareteta n’ da
Dm Bb F
toikakeru basho mo naku
G Dm Bb C
Mayoinagara tsumazuitemo tachidomarenai
[verse]
Dm Bb F
kimi ga kureta egao
Dm Bb F
otoshita namida wa
G Dm Bb C
boku no mune no fukai kizu ni furete kieta
[chorus]
F C Dm Bb
I feel my soul Take me your way sou tatta hitotsu wo
F C Dm Bb
kitto daremo ga zutto sagashiteru no
F
sore wa guuzen dewa nakute
C Dm
itsuwari no ai nanka ja nakute You’re right, all right
Bb Dm Bb
You’re right, all right Scare little boy
[verse]
Dm Bb F (2x)
nando mo kurikaesu
douka ikanaide
G Dm Bb C
sasayaku you na kimi no koe wa itoshikute
[chorus]
F C Dm Bb (3x)
I feel my soul Take me your way mou furimukanai
kitto kono te de ima tashikametai yo
itsumo tanjun na hodo kurushinde
ikite yuku imi wo shiritai kara
You’re right, all right
You’re right, all right Scare little boy
Dm
[bridge]
G Dm Bb
sotto tsubuyaita kimi no kotoba you say it
G Dm Bb C
ugokidase mienai kedo michi wa hirakareteru
Dm Bb C
[chorus]
F C Dm Bb (4x)
I feel my soul Take me your way sou mogakinagara mo
kitto kono mama zutto aruite yukeru
sore wa guuzen demo naku tte
arifureta yume nanka ja naku tte
You’re right, all right You’re right, all right
itsumo tanjun na hodo kurushinde
yorokobi no imi wo shiritai kara
You’re right, all right
You’re right, all right Scare little boy
C Bb (3x)
ouhhh lalala..la..ta
C Bb F
I Remember You
Intro: Cadd9 Dadd9 D (x2)
Cadd9 Dadd9 G Em7
Kaze wa mou tsumetai keredo
Am7 D7 G
Natsukashii sora no nioi ga shita nda
Cadd9 Dadd9 G Em7
Hoomu kara umi ga mieru
Am7 D7 G G7
Kono basho de kimi wo sagashiteru
Em7 Dadd9 Cadd9 G
Kisetsuhazure no saafuboodo ni
Em7 Dadd9 G G7
Ano natsu wa kitto ikiteru
Em7 Dadd9 Cadd9 G A7sus4
Taiyou wa zutto oboete ita hazu sa
D7
Nee, kikoeteru
N.C. Cadd9 G D A7sus4
“Namida wo misenai” tte, kimi wa sou itte
Cadd9 G D Em7
Bokutachi wa futari te wo futta
Cadd9 G D A7sus4
Sayonara wa iwanai, dakara te wo futta
Cadd9 Dadd9 Cadd9 Dadd9 D Dadd9 D
Yuuyake ni kieta I Remember You
Cadd9 Dadd9 G Em7
Sabita gitaa kakaeru tabi ni
Am7 D7 G
Ano uta ga mune no oku wo tsukamu kedo
Cadd9 Dadd9 G Em7
Ima mo mada saenai hibi
Am7 D7 G G7
Kono basho de boku wo sugoshiteru
Em7 Dadd9 Cadd9 G
Dakedo omou nda “Dare ka no tame ni
Em7 Dadd9 G G7
Kitto bokura wa ikiteru”
Em7 Dadd9 Cadd9 G A7sus4
Taiyou ga kitto oshiete kureta nda
D7
Nee, kikoeteru
N.C. Cadd9 G D A7sus4
“Namida wo misenai” tte, kimi wa sou itte
Cadd9 G D Em7
Bokutachi wa futari te wo futta
Cadd9 G D A7sus4
Sayonara wa iwanai, dakara te wo futta
Cadd9 Dadd9 G G7
Yuuyake ni kieta I Remember You
F Cadd9 G G7
Are kara no boku wa aikawarazu dakedo
F Cadd9 D D7 N.C.
Honno sukoshi jishin ga aru nda yeah yeah yeah
N.C. Cadd9 G D A7sus4
Namida wo koraeteru yakusoku dakara
Cadd9 G D Em7
Dare yori mo tsuyoku naranakucha
Cadd9 G D A7sus4
Sayonara wa iwanai, datte me wo tojite
Cadd9 Dadd9 Cadd9 G
Sugu ni aeru I Remember You
Cadd9
La la la la
G
Ooh ooh
Cadd9 Cadd9
Cadd9 Dadd9 G Em7
Kaze wa mou tsumetai keredo
Am7 D7 G
Natsukashii sora no nioi ga shita nda
Cadd9 Dadd9 G Em7
Hoomu kara umi ga mieru
Am7 D7 G G7
Kono basho de kimi wo sagashiteru
Em7 Dadd9 Cadd9 G
Kisetsuhazure no saafuboodo ni
Em7 Dadd9 G G7
Ano natsu wa kitto ikiteru
Em7 Dadd9 Cadd9 G A7sus4
Taiyou wa zutto oboete ita hazu sa
D7
Nee, kikoeteru
N.C. Cadd9 G D A7sus4
“Namida wo misenai” tte, kimi wa sou itte
Cadd9 G D Em7
Bokutachi wa futari te wo futta
Cadd9 G D A7sus4
Sayonara wa iwanai, dakara te wo futta
Cadd9 Dadd9 Cadd9 Dadd9 D Dadd9 D
Yuuyake ni kieta I Remember You
Cadd9 Dadd9 G Em7
Sabita gitaa kakaeru tabi ni
Am7 D7 G
Ano uta ga mune no oku wo tsukamu kedo
Cadd9 Dadd9 G Em7
Ima mo mada saenai hibi
Am7 D7 G G7
Kono basho de boku wo sugoshiteru
Em7 Dadd9 Cadd9 G
Dakedo omou nda “Dare ka no tame ni
Em7 Dadd9 G G7
Kitto bokura wa ikiteru”
Em7 Dadd9 Cadd9 G A7sus4
Taiyou ga kitto oshiete kureta nda
D7
Nee, kikoeteru
N.C. Cadd9 G D A7sus4
“Namida wo misenai” tte, kimi wa sou itte
Cadd9 G D Em7
Bokutachi wa futari te wo futta
Cadd9 G D A7sus4
Sayonara wa iwanai, dakara te wo futta
Cadd9 Dadd9 G G7
Yuuyake ni kieta I Remember You
F Cadd9 G G7
Are kara no boku wa aikawarazu dakedo
F Cadd9 D D7 N.C.
Honno sukoshi jishin ga aru nda yeah yeah yeah
N.C. Cadd9 G D A7sus4
Namida wo koraeteru yakusoku dakara
Cadd9 G D Em7
Dare yori mo tsuyoku naranakucha
Cadd9 G D A7sus4
Sayonara wa iwanai, datte me wo tojite
Cadd9 Dadd9 Cadd9 G
Sugu ni aeru I Remember You
Cadd9
La la la la
G
Ooh ooh
Cadd9 Cadd9
Your Guardian Angel
Intro
F C D B C#Verse
F C D
When I see your smile
B F C D B
Tears run down my face I can’t replace
F C
And now that I’m stronger I’ve figured out
D B
How this world turns cold and breaks through my soul
F C D B
And I know I’ll find deep inside me I can be the one
F C
I will never let you fall
D B
I’ll stand up with you forever
F C
I’ll be there for you through it all
D B F
Even if saving you sends me to heaven
C D B
It’s ok. It’s ok. It’s ok.
F
Seasons are changing
C
And waves are crashing
D B
And stars are falling all for us
F C
Days grow longer and nights grow shorter
D B
I can show you I’ll be the one
F C
I will never let you fall
D B
I’ll stand up with you forever
F C
I’ll be there for you through it all
D B
Even if saving you sends me to heaven
F C D
Cuz you’re my, you’re my, my true love, my whole heart
B C#
Please don’t throw that away
F C
Cuz I’m here for you
D
Please don’t walk away,
B C#
Please tell me you’ll stay, stay
F C D B C#
F C
Use me as you will
D B
Pull my strings just for a thrill
F C
And I know I’ll be ok
D B
Though my skies are turning gray
F C
I will never let you fall
D B
I’ll stand up with you forever
F C
I’ll be there for you through it all
D B
Even if saving you sends me to heaven
Langganan:
Komentar (Atom)



